Cari Blog Ini

Rabu, 18 Desember 2013

Maybe

Pernah merasa sedih dan senang ketika mendengarkan sebuah lagu..

yap.. musik memang bisa memengaruhi otak, dan apa lagu kesukaan mu kawan





There I was waiting for a chance
Hoping That You'll understand
The Things I wanna say

As my love went 
Stronger than before
I wanna see you more and more
But you closed your door
Why do not you try to open up your heart
I will not take so much of your time

Maybe it's wrong to say please love me too
'Cause I know you'll never do
Somebody else is waitin 'there inside for you
Maybe it's wrong to love you more each day
'Cause I know he's here to stay
But I know to whom you should belong

I believe what you said to me
We should set each other free
That's how you want it to be

But my love went 
Stronger than before
I wanna see you more and more
But you closed your door
Why do not you try to open up your heart
I will not take so much of your time

Maybe it's wrong to say please love me too
'Cause I know you'll never do
Somebody else is waitin 'there inside for you 
Maybe it's wrong to love you more each day
'Cause I know he's here to stay

But my love is strong
I do not know if this is wrong
But I know to whom you should belong
Ohh, yeah yeah
Ohhh ohh

Maybe it's wrong to say please love me too
'Cause I know you'll never do
Somebody else is waitin 'there inside for you
Maybe it's wrong to love you more each day
'Cause I know he's here to stay
But my love is strong
I do not know if this is wrong
But I know to whom you should belong

Senin, 09 Desember 2013

DAN KETIKA MOODBOOSTER ITU DATANG



MOODBOOSTER !!!

Pernah merasa ketika jantung berdetak tidak pada tempatnya, dan hasil terburuknya itu yang juga terjadi pada kebanyakan orang dan tidak terkecuali saya. Setiap jam 12.00 tiba kalau ada orang yang bertanya siapa yang paling seneng jam segitu jawaban nyna ya saya.. ( tiba tiba di teriaki dari belakang sambil bilang gw juga kaleee ) hahahah piss yak temen temen.

Hari ini gw gak ngeliat dia pas makan siang, seperti biasa gw mencari cari posisi yang deket dengan dia, tapi nyatanya setelah gw celingak celinguk ternyata tak ada penampakan sosok cowok itu ( jiahhh bahasa lo mbak pakai penampakan, segala hantu kali akh,,, ).  Seperti biasa makanan kita, ehh lo lo pada mau tahu gak kenapa gw nyebutnya kita. Hahahah karena gw kalo makan siang selalu bareng sama temen temen, rame rame gitu kaya anak TK. Tapi sekarang karena konflik terjadi akhirnya gw sehari hari Cuma pergi makan dengan 1 orang namanya Putri.

“ hoe, makan apa kita” Tanya nya sembari mengeluarkan uang 10 ribuan. Karena sudah tanggal tua jadi kita  harus hemat hemat ala ala anak kost di jaman sekarang.
Gue sambil celingak celinguk mencoba memperhatikan ke penjuru arah mencari dia. Sementara si Putri  yang menoleh ke arahku langsung menyenggolku. “ yeeeehhhh,,, malah bengong napa lo “. Diikiuti dengan gerutuan.

Dia tahu memang kelakuan teman nya ini , namun begitu dia tahu apa yang ku maksud. Memang sejak awal saya juga gak bohong mah dia, gak bohong bukan berarti tak pernah bohong yaaa. Oiya pernah dulu pas pertama kenal dia gw kira dia itu galak karena tampangnya yang selalu serius, sementara gw dengan muka cengok pas di tanyain gelagapan jawabnya.
Bagaimana gak, pernah dia Tanya gini pas gw ngecek stock ma si Armand “ woee, ar kenapa kau cepat sekali ngecek nya, sudah bener”. Gw sodorin itu buku ke dia “ nihh, cek aja” dan dia lalu membuka nya sambil senyam senyum saja.





Makan siang hari ini di sponsori oleh senyuman nya, ya setidaknya hanya jarak beberapa bangku dia dari kami. Bukan maksud mau menjadi secret adminer, tetapi balik lagi saya hanya suka melihat orang yang berwajah adem dan kalem seperti itu. Ya, untuk penambah semangat di siang hari nan panas ini. Hahahhaha terkadang tak sampai habis makanan saya dia sudah pergi. Kali ini dia datang dengan memakai baju batik dan menenteng sajadah. Bukan nya pada waktu itu seakan waktu berhenti tetapi waktu berhenti di pikiran ku sendiri.  Lucu bukan ketika kita berada pada posisi seperti itu, hahahah semacam curhat saja.

Kini sore harinya mendung, daan sebagian dari Jakarta mungkin sudah hujan. Terselip kata dan pengandaian, andaikata dia ada disini, tentunya tak usah merepotkan ku untuk memikirkan nya. Teman gw si pur juga sedang sibuk mengetik surat untuk bank, ditemani pula setumpuk kertas di samping meja dia. Sebelahnya ada … dia juga sedang sibuk bekerja, sambil mainan hp tentunya, ehh salah iphone maksudku.. entah kenapa rasanya akhir akhir ini mereka semua berubah sikap dan kelakuan. Apa karena sudah termakan oleh hasutan gadget baru atau kah wabah bbm android yang mewabah adi kalangan pengguna nya akhir akhir ini. Sebelahku ada… juga sibuk tetapi bukan sibuk bekerja ku rasa, sedang sibuk browsing, ya begitulah setiap hari karena kerjaanya sudah selesai akhirnya waktunya bermain tiba. Ada juga di sampingnya itu adalah … dia orangnya biasa saja, enak di ajak diskusi, guru yg baik juga pokonya di bawa enak aja kerjaannya, pernah dulu pas gw bantuin kerjaannya dia, karena gw di suruh masukin beberapa lembar kertas ke folder outner gw protes karena outner nya terbatas sedang lembaran kertas itu semakin banyak.
“ ehh pak, ini foldernya kurang sedang kertasnya banyak, gw gabung boleh gak, di batasi sticky notes gitu “ kata gw sembari memasukkan lembaran itu ke folder map nya.
Dia dengan santai menjawab “ oiya, ya sudah terserah lo aja ar “
“ Bukan bilang dari tadi gitu ya, gw kan gak ribet ngerjain nya “ gerutu gw dalam hati. Kupandang dia malah senyum senyum
Seperti itulah kerjaan kami, meskipun terkadang kami beda pendapat namun selama masih tak sebut nama biarkan saja dan selama kita masih rukun mah enggak papa, namanya juga dunia kerja.. hahahaha kalo saya mungkin seperti main disini. Sore ini masih sama seperti biasanya sepi, karena boss pun tidak datang sedang menghadiri pembukaan cabang baru.









HUjannn !!!!!!!!

Petaka sore ini jam 15.00 hujan di tandai dengan gerimis yang pelan pelan meluncur dari langit ke bumi. Kau tahu kawan rasanya kaki ku kedinginan karena sepatu ku ku lepas, ribet sihh andai kata ngantor boleh pakai sandal mah sudah pasti gw orang pertama yang memakai sandal ke kantor.

Sabtu !!!!!!
Seperti biasa hari sabtu adalah hari yang di tunggu para karyawan seperti kita kan soalnya kita kerjanya Cuma dari jam 09.00 – 15.00 alias setengah hari.  Mas ayat




HAHAHAHA !!!!!!

Seperti biasanya kami makan bersama, dan dengan menu seadanya ( jiahhh bahasanya seperti minta di tabok rame2.. ) *seperti sambil melihat menu yang ada. Dia berjalan dengan santai senyum selalu menghiasi wajahnya, menambah ke elokan siang itu. Bukannya saya menyukai nya, hanya mungkin senang saja ketika melihat nya, melihat nya mampu mengalihkan ke penatan kala itu, tuntutan pekerjaan yang senantiasa memaksa otak bekerja lebih keras dr biasanya karena hari senin.

P.O.

Tak ada yang lebih membahagiakan dari pada makan siang, drpd harus terus menerus memikirkan rutinitas yang ada. Seperti hujan yang membahagiakan di siang hari atau di penghujung sore kala duduk santai dan merasakan rutinitas yang lain drpd harus duduk di depan computer.  Sambil makan ada seseorang yang bisa di jadiin moodbooster,, padahal gak kenal sih, tapi niat amat di tanyain sampai kenal.. hahaha dasar somplak emang. Kalau kata orang kesan pertama ngeliat kelakukan orang adalah dari raut muka dan cara senyumnya,, kalau mau tahu coba deh tiru, cari kenalan tapi liatin dulu baru tebak, setelah yakin baru lu kenalan sono kalau berani sihh.. *di kasih lakban biar diem* udeh kebanyakan bercerita yang ada senyam senyum sendiri.


Go home !!!!!!
Jam menunjuk pukul 11. 45 waktu dimana harusnya saya dan kawan2 beristirahat dikala kerjaan membikin penat. Tapi ada yang beda di siang ini, rasanya hawa sudah malas saja, sebagian raga menolak namun hati serasa tertinggal ( tsahhhh bahasanya gak keberatan tuh..) #plakkk *dilempar sandal*. Hahahaha.. saya harus pulang hari ini ke Surabaya dan ada sesuatu yang membuat ku sebagian rasa gak karuan, antara mau kumpul dengan keluarga itu harus senang atau sedih, mana ongkos pulang pergi yaaa cukup membuat saya sedikit kaget. Kebiasaan yang selalu ku benci ketika hari hari seperti ini adalah perpisahan, kaya bocah yaa memang tapi begitulah rasanya tersendiri.

Makan siang hari ini akan di sponsori oleh …. ????


Wait,,, otak gak jalan kesini dan gak sinkron pula, lain kali kalau saya balik dan inget buka blog coba saya tulis lagi, ehh blog lagi gak aktif, kangen sih tapi blog nya posting nya lagi mau di sodorin ke mas galih.. Cuma posing kalau jadi penulis belum siap.. hahahhaah


Sepenggal kisah dari P11 jika ada kesalahan maaf ya..

Rabu, 21 Desember 2011

Not meet you again

  Kulirik jam dinding sejenak, " hmmm.. masih jam 3 dan kau tau apa yang kupikirkan saat itu kuingin segera mungkin pergi ke lapangan sekolah. Bukan mau ikut lomba foli atau meliat anak anak kelas lain melakukan olahraga, namun berdiam saja disana menunggu dia, seseorang yang berhasil membuatku tak konsentrasi belajar lewat dengan sepeda warna birunya, rasanya tak ingin aku berkedip saat itu.... seakan waktu itu tak setuju dengan pendapatku semua lamunan itu buyar ketika isa teman sebangkuku menegurku
"hoeeee.. ngapain kau, ayo kerjakan tugas" sambil senyum senyum dia melihat ekspresiku.
Tanpa berkata apa2 aku pun mengerjakan tugas yg sedari tadi diberikan bu salma guru pkn di kelasku.
"et dah tak bisakah kau meliat orang senang sejenak" gerutuku dalam hati. kupandang saja buku itu dan pensilku mulai menari nari diatas kertas bergaris itu tanpa memasuki apa yang dimaksud isa itu.


"Berlariiiiii terussssssss" seruu isa
Sementara temanku yang lain fany,asri,mey dan ratna pun hanya bisa terheran heran melihat tingkahku.
"apaan" tanya asri kepada isa. " hahahahah, enggak apa-apa biasa orang gila" kata isa
Memang hanya isa yang tahu soal ibad cowok sekolah kejuruan yang selalu kutunggu ketika dia lewat,selain itu juga karna isa adalah temannya sedari smp dan sempat deket pula jadi tak ada rasa ingin menutupi darinya toh isa orangnya jg baik.

Akhirnya nyampek juga dilapangan " sedari tadi kek istirahatnya" gerutuku
tepokan tangan asri mengagetkanku kala itu.
" hoeeee ngapain dikau bah lari-lari kaya dikajar pak mufit aja" kata asri dengan logat kalimantan timurnya..
"enggak cuma pengin lari aja.. heheheheheh" terpaksa nyengirlah aku
Ternyata dia sore itu menaiki sepedanya dan tersenyum manis, entah tersenyum dengan siapa dia yang ku tahu dia hanyalah seseorang yang membuatku ingin dihukum berlari supaya bisa melihatnya. ehhh usut punya usut isa sudah dibelakangku dan mulai mengerti maksudku.
" ohhhh.... ituuuu.. si ibad toh, kenapa kau suka kah ???" sambil senyum2 dia memberiku es dari tangannya.
" hahhh,, ngapain kau disini, udah sana-sana apaan sih " ekspresi terkaget kaget sambil ku dorong dia supaya pergi..'
" aku tau, kau menyukainya kan???, tapi sayang dia sedang sakit...." bilangnya lirih
''akh bercanda aja kau itu, sakit apa ?? " kataku sambil meminum es yg diberi isa tadi
 Lalu mulailah ia bercerita akan sakitnya ibad. "Dia sakit kanker " bilangnya lirih. Barulah saat itu aku berhenti menertawai kata-katanya. "mungkin, banyak yg gak tahu kalau sebenarnya dia sakit keras sedari kecil. Dengar dengar dari si angga sih sekarang baru mau kemoterapi."
"wait..wait..wait.. angga ??? siapa itu angga. emang angga siapanya ibad." tanyaku seakan tak sabar
"ya itu angga, tetangganya yg sering berboncengan ama dia " jawabnya
" jadi dia sakit... sakit kanker apa.." seakan tak puas kutanya lagi dia
sedang ekspresinya hanya senyum - senyum saja meliat ku. "ihhhh... napa kau tersenyum senyum begitukah ??? emang aneh ??? ayolah jelasin ke aku" tanyaku sembari melihat isa yang sedari tadi hanya senyum-senyum saja meliat ekspresiku.
Dengan panjang lebar dia menceritakan semua yang dia ketahui tentang ibad. Dan tak terasa waktu pun berlalu. Dan suara bel sekolah menunjukkan masuk kelas berbunyi.Aku hanya bisa tertunduk dan berpikir mungkin waktu ku untuk mengenalnya pun singkat. Aku pun tak pernah berpikir akan berpikir sejauh ini untuk bisa mengenalnya sebelum waktu yang dia punya habis. Hampir tak mungkin rasanya aku bisa mengenalnya. Meski ku tau aku bisa mengenalnya lebih cepat kalo berteman baik dengan clara teman sekaligus tetangganya. Tapi aku tak mau kalau hanya memanfaatkannya saja. Aku berdiri dan berjalan dengan separuh jiwa rasanya.
Brakkkkkk... "haduhhhh.... pelan-pelan woee kalo jalan.." sautku dengan ketus
kuliat dia, ternyata itu hayati, anak sekelasku yang suka ngocol kalo ngomong. " maaf-maaf gak sengaja aku juga buru-buru ini.."
"kamprett kau.." teriakku. Dan dia hanya senyum-senyum saja " dasar sarap kau " pikirku dalam hati

Beberapa hari akhirnya berlalu dan akhirnya tibalah hari ulang tahunku, dan aku melakukan kesalahan dengan membuat permintaan yang salah. " ya Allah jika memang aku tak bisa bertemu dengannya, aku mohon agar di hari ulang tahunku ini aku bisa bertemu dengannya meski sebentar saja aku rela. "
Dan ternyata setelah itu berjalan kesekolahan dijalan aku bertemu dengannya.. dia tersenyum lagi sungguh manis sekali. Rasanya tak mau aku berhenti menatapnya, namun apa daya hari itu berlalu begitu cepat. aku tak bisa menghentikan waktu. Aku baru sadar kalau Allah begitu sayang padaku, dia mengabulkan doaku. tapi disisi lain aku harus menerima kenyataan bahwa aku harus rela untuk tak melihatnya selamanya.


Waktu berlalu begitu cepat, dan sampai saatnya teman SMP ku linda, cupo dan nur datang kerumahku. dan linda pun mulai ribet dengan hp baru serta catatan nomer-nomer hp di tangannya.
"eh lin, sedari tadi ribet aja kau sendiri " celoteh nur dari balik jendela rumahku
"yehhhh.. sewot lu nur, ini hp baru ini jadi harus ditulis ulang ini nomer-nomernya " saut linda, " ehh archie tolong bacain dong nomernya satu-satu" sembari memberikan kertas kepadaku.
Akupun hanya senyum-senyum saja, karena aku tahu sifatnya.
"iya-iya " sautku
baris demi baris kubaca dengan seksama, sampai aku menemukan nama yang sepertinya aku sudah kenal.
"ibad" kubaca lirih.
"siapa ini ibad" sembari ku berikan kembali kertas yang penuh dengan nomer-nomer itu kepada linda.
"ohhh.. ini temen nya si cupo, itu anak perkayuan yang sering mimisan dan pingsan kalau lagi upacara." jawab linda dengan tetap mencatat nomer-nomer di hp barunya
"iya, itu si ibad anak belakang sekolah lu kan ??" saut cupo yg baru datang dari beli bensin.
"boleh ku minta nomernya ?? " kataku
"kenapa, suka kau ama dia " tanya nur
aku hanya tersenyum, dan akhirnya aku mendapatkan nomer hp nya. segera malam dia ku sms dan ku ajak bercerita panjang lebar tanpa ada yang ku ketahui maksud dan tujuan pembicaraan kami.
Dan, akhirnya mulai pada hari itu setiap malam dia selalu mengirim pesan di hp ku, malam sekali malah.Tapi sayang aku pun tak pernah bertatap muka dengannya. Awalnya aku tak menyangka kalau ibad akan memberiku pesan bergambar I LOVE YOU, dan sontak aku pun tersenyum senyum dalam keadaan setengah ngantuk, ya gila aja waktunya orang tidur itu malah ngajak curhat.
Besoknya kuceritakan itu pada isa teman sebangkuku, dan hanya tersenum dan berkata " selamat.. tapi kau tak pernah kah menelfonnya ??"
Aku pun terdiam dan menggelengkan kepalaku. Isa memandangku dan mengerti maksudku dan menyemangatiku lagi.
"gak papa kalo begitu, sabar.. pasti suatu saat kau akan bisa menatapnya dari depan, selama yang kau mau" sambil menepuk punggungku.
"bahasamuuu... huhhhhhh" kataku
  "ya habiss.. sedih mulu sih, ehh besok anak-anak mau ke puncak ikut ya ??" pinta isa
" yaa.. tapi kan besok kita les geografi di rumah pak aman, gimanan sih kau. udah jatuh tempo kali udah 2 kali kita mangkir dari les itu" kataku
"siang kali archie, lesnya kan pagi. emang kau mau nginap dirumahnya pak aman sampai besok " saut isa
"setuju aja, kita besok rame-rame kok" ujar fanny dari belakang
"okeeee" jawabku


Keesokan harinya ku beranikan diri untuk menelfon ibad, dan mungkin kondisinya saat itu sedang gak baik untukku menyapanya. Perlahan ku tunggu sampai ada yang mengangkat dan bicara " Halo, ini sapa?? "
"ehhhhh... saya mau cari ibad ini nomernya ibad bukan "
samar-samar kudengar suaranya dari hp ku.. entah aku yg salah dengar atau dia yang lgi sakit. Kudengar dia bicara " mau ngapain lu, dia gak ada "
tut...tut..tut.. bunyi hpku langsung dimatiin saja oleh orang di seberang sana yang mengangkat telfon ku tadi. kupandangi saja layar hp ku dan berkata " kok dimatiin is "
" lagi sibuk kali " saut isa yang sedari tadi berdiri di depanku.
Sedih dan khawatir atas keadaannya menjadi salah satu masalah yang masih menggelayut di benakku. Jangan-jangan dia sedang sakit parah atau mungkin dia dirumah sendiri dan tak ada yang menjaganya atau mungkin sesuatu yang buruk terjadi. " Akh, mikir apa aku ini " dalam hati

Selang beberapa hari setelah kejadian di puncak itu, dia tak memberi kabar sama sekali. Hatiku pun bertanya sedang apa dan bagamaina kabarnya. Sampai pas jam istirahat tiba, clara memberi kabar kalu ibad telah tiada. Aku tak percaya, kalau dia telah tiada.
" Enggak mungkin clara, gak mungkin, ini gak mungkin pasti kau salah." kataku
Tanpa terasa air mataku pun menetes. " kalau kau tak percaya, its oke, tapi aku enggak bohong. kau bisa menanyakan pada angga kau kau mau. Dan kau mau ke rumah nya denganku. " jawab clara dengan nada lirih
Ibad memang baik, sehingga banyak orang yang menyayanginya bahkan ketika dia telah pergi terlihat banyak teman yang mendoakannya. bahkan dia bisa merubah clara yang dulu sombong dan angkuh menjadi orang yang baik.

Dan besoknya ketika aku pulang dari sekolah kudapati hp ku berbunyi dan masih terpampang wallpaper foto yang dia berikan. " Betapa aku sangat merindukanmu bet, andai kau disini " bisikku dalam hati.
andai aku juga punya kesempatan untuk mengatakan kalau aku juga menyayangimu bet, pasti aku enggak akan merasa penasaran atas tanggapanmu.

Aku masih ingat kata-katanya sewaktu masih hidup " Kau jangan sedih karena kau masih punya waktu untuk memperbaiki semua kesalahanmu, semangatlah ". Aku janji bet, aku akan berusaha aku pasti bisa aku harus bisa... terimakasih atas semangatmu bet kau memang orang yang baik.

Senin, 21 Maret 2011

Gara - Gara ekskul 3 hari beruntung !!!!!!!

Ini sebuah cerita tentang persahabatan yg sedikit gila. dimulai dari kyo pemuda asal bandung yg hidupnya cukup lumayan bagi mahasiswa lainnya. Lalu sam pemuda asal malang yang satu ini begitu mencintai sepak bola sampai rela lakukan apapun agar bisa masuk klub sepak bola di universitasnya. Dan satu lagi ini adalah ank yang paling kecil namanya jali betawi asli.
Mereka bertiga berkumpul di kantin bakso seperti biasa si kyo dengan modal wajah dan kulit yang bersih mendekati gadis-gadis tajir agar dapat makan siang ini namun sial hari ini tak banyak rupanya yg makan di tempat itu. Hanya terlihat Serena gadis manis nan kaya yg ada disana meski berulang kali kyo berusaha tetap saja serena tak meihatnya sama sekali, "malng sekali nasib kita ya hari ni " celutuk si kyo sambil mengambil hp nya. semua kan bermula dari lu kalo lu gak ngajak kuliah kan kita gak begini, hidup serba nebeng.. jawab sam. namun kite kan tetep kompak seru jali yang datang siang hari itu memakai kaos biru datang dengan tertawa-tawa.
sekarang kite harus cari terobosan baru bro biar hidup, kuliah , kerja ma karir tidak terbengkalai namun gimana yach?? sementara hidup aja suseh begini ... ngomong-ngomong kerjaan hari ini lo kemana kyo??? tanya sam, yaaaa, gue sih mau ke senayan hari ini jadi panitia pengurus band indi.. lo kemana jal tanya sam kembali gue yaaa mw kemana ajha lah yang penting gue happy bukan begitu harusnya. lo mau kemana sam tanya kyo balik gue mw ke masjid aja dah bro mw ngelurusin iman gue sambil minum jus dari pelayan. Bukannya hari ini lo ada mata kuliah sam? tanya jali, iyeee tpi gue lagi malas masuknya karena dosennya ngomonge buanter tenan sementara aku....n belum sempat sam ngelanjutin tpi di saut oleh kyo dan jali" ya lu kan ngantuk" hahahahahaha mereka berkelakar bersama-sama. eh kerja yuk kata kyo sembari beranjak dari tempat duduknya diikuti 2 orang temannya. siang itu begitu terik sekali" matahari lagi semangat nih" kata jali dgn tawa.
Sorenya Kyo dengan dandanan rapi nan elok menuju senayan tempat band indi di mulai,"dasar panitia geblek" kata kyo dalam hati melihat si ridwan panitia senior yg sok padahal gak bisa apa2.. sementara si rena cewek agensi genit ini selalu menggodanya, dari balik panggung pak janus berterisk "hey, sapa yang kenal dua manusia ini" dengan marah2.. "et dah kite kan emang manusia ye sam ye bukan kancil ye..."celoteh jali dgn logat betawinya. sementara sam hanya bisa nyengir karna aksinya nekat nerobos band indi ketahuan. Kyo yg saat itu sedang di ganggu oleh rena tengah kebingungan cara menyelamatkan dirinya, " bagai masuk dalam mulut singa nih "." Kyoooooooooooooo" treak sam sambil melambaikan tangannya kepada kyo, sontak kyo pun langsung punya alasan untuk pergi dari rena dengan segera dia berlari menghanpiri sam dan jali yg tertangjkap menyelinap oleh pak janus orang properti. "maaf pak, mereka kontestan juga"kata kyo dengan pelan, 'gila lo kyo kita kan bukan anak band" jawab sam dengan mata melirik sementara jali hanya tengak-tengok dengan heran.
"beneran, mereka kontestan tapi kok dandanannya kaya preman gini" menatap kedua orang mahasiswa itu dengan seksama. Dengan sigapnya sam bersiap-siap" ya elah pakk, kita kan anak band masa dandanan rapi-rapi mang nya mau kondangan" tegas sam.. 'si jali di belakang aja lagi dari tadi jali, sinii.. Akhirnya setelah berdebat debat dengan kepala properti itu pun sam cs berhasil llos dan lari menuju ke backstage tempat anak band indi berkumpul. disaat yang lain berdebat, jali yang sedari siang hanya memakai kaos dan celana pendek terasa kelelahan pun berhenti sejenak dan bersandar di samping alat musik gitar yang sebenarnya akan di pakai untuk perfoma anak-anak band indi.
Disaat acara tengah dimulai jali bertanya" woeee, kyo sam jam berapa nih mulainya dan kelarnya ni acara gue udeh capek bokap gue telf mulu nih" sembari melihatkan hp nokia nya yang berkedap-kedip. Namun mereka hanya diam karna kesal jali pun bermaksud berdiri dengan memegang tali pembuka tirai. Akhirnya tiarai pun terbuka dan dilihatnya penonton sudah ramai berteriak seakan haus air... jali, kyo dan sam pun hanya bisa terheran-heran sambil saling pandang memandang. Sam berkata " mati nawak kyo kepiye iki?? kyo pun terbengong melihat semua ini, namun dia berkata " kita kan pernah ikut ekskul musik kita coba aja sam". "ya elah ekskul gue kan drum si jali gitar nah lo kan drum juga masa mau drum bareng-bareng kepiye samean iki"papar sam yang saat itu masih menenteng tas kuliahnya akibat bolos.
Suara operator pun sudah berkumandang menyuruh untuk bermain, sementara suara penonton pun semakin riuh saja. Mau turun tanggung satpam di bawah mencari mereka yg ketauan menyelinap, akhirnya jali yang biasanya lambat berpikir kini pun mengambil cara dia mengambil gitar trus dia mainkan nada milik grup band westlife boyband asal irlandia. entah siapa yang memulai suasana langsung mencair yang tadinya tegang pasca kenekatan mereka. sam mengambuil alih drum dan kyo pun bernyanyi dengan modal pas-pasan cuma ikut ekskul 3 hari trus bolos karna gak buisa bayar ekskul.
Penonton pun menyambut mereka dengan antusias, kyo dengan modal wajah dan penampilannya yang oke dan sam dengan gaya rocknya dan jali dengan gaya santainya pun berhasil memainkan musik yang lumayan menghibur. mereka dihadiahi tepuk tangan yang meriah dari penonton.
"Gaya kite hebat yeeee, tapi yang gila sapa nih kite apa mereka ya kyo" kata jali yang langsung turun dari panggung. saut sam dengan bingung "iya juga sih jal, yang gila mereka kali yaaa", mereka pun tertawa bwersama-sama. Namun sang satpam telah menunggu sdi bawah bersama pak janus ketua properti yang baru sadar kalo dia telah di kibuli oleh ketiga mahasiwa itu. Dan dengan kagetnya mereka yang menyadari hal itu pun segera berlari termasuk kyo yang saat itu sedang kerja menjadi panitia ikutan berlari dengan kencang menuju luar gerbang. Mereka masih berpikir-berpikir kembali "ni yang gila sapa yaaa?????"

Kamis, 17 Juni 2010

where are you???

Gelisah sesaat tak bertemu kadang kurasa cemburu... namun kenapa kau selalu tak pernah merasa salah. mungkin kau tak pernah suka dengan sikapku, tapi satu yang ku inginkan terima aku apa adanya karna aku bukan dirinya, beginilah aku dan memang inilah hidupku.

Kamis, 29 April 2010

CoBa ReNuNGGuKaN....

JaNGaN PeRNaH Ko MeNYaKiTiKi oRaNG LaeN JiKa Kau TaK MaU TeRSaKiTi....


SePeNGGaL KaTa YaNG PaTuT KiTa ReNuNGKaN......